Semakin banyak kaum wanita beragama Islam yang memutuskan untuk mengenakan busana Muslimah sehari-harinya. Bagian terpenting dari busana Muslimah adalah jilbab, yang menutup rambut, leher, telinga, dan kepala yang merupakan aurat yang harus ditutupi oleh wanita Muslim. Kendati demikian, bukan berarti rambut wanita berjilbab tidak dirawat, bahkan justru harus lebih diperhatikan.
Masalahnya, ada anggapan bahwa merawat rambut yang sehari-harinya ditutupi oleh jilbab memang agak susah. Hal ini disebabkan karena rambut yang tertutup jilbab jarang terkena udara. Rambut yang panjang pun harus dikuncir atau dikonde sepanjang hari, sehingga ada kemungkinan rambut patah. Selain itu, rambut juga lebih sering merasa lembab dan “kepanasan” sehingga bisa menimbulkan kerontokan dan mengundang ketombe. http://rumahislami.blogspot.com/
Tetapi jangan khawatir. Niat beribadah tidak harus terhambat hanya karena kekhawatiran-kekhawatiran yang bisa diatasi tersebut. Untuk mendapatkan rambut yang tetap sehat dan indah walaupun berjilbab, simak tips berikut ini.
1. Setelah keramas dan hendak beraktivitas, biarkan rambut benar-benar kering sebelum menutupnya dengan jilbab. Rambut yang masih basah akan jadi lembab di dalam jilbab. Akhirnya nanti rambut malah berbau apek. Kulit kepala yang lembab pun bisa memicu timbulnya ketombe dan gatal-gatal.
2. Pilihlah kerudung atau jilbab dari bahan yang mudah menyerap keringat. Contohnya seperti katun atau kaos. Bahan kain yang mudah menyerap keringat dan berpori-pori besar sangat berguna untuk memudahkan sirkulasi udara di kepala. Sutra dan satin lembut juga bagus untuk rambut karena membantu kelancaran sirkulasi udara rambut. Jika sudah memakai jilbab seperti ini, tak perlu khawatir rambut tidak bisa ‘bernapas’, karena toh sirkulasi udaranya sudah lancar.
3. Jika Anda suka model kerudung modern yang berlapis-lapis, boleh-boleh saja Anda mengkreasikan model kerudung Anda dengan model seperti itu. Tapi ingat, jangan lebih dari empat helai. Semakin tebal kerudung Anda, akan makin sulit untuk rambut Anda bernapas. Hindari menggunakan lapisan kerudung dengan terlalu kencang. Tentunya pemakaian kerudung berlapis-lapis lebih baik digunakan di saat acara khusus saja seperti pesta.
4. Hindari warna gelap untuk kerudung atau jilbab di saat udara panas. Warna gelap mudah menyerap matahari. Jika aktivitas Anda lebih banyak di bawah sinar matahari lebih, baik pilih warna lembut, muda, pastel, atau putih.
5. Cobalah untuk tidak mengikat rambut Anda terlalu kencang. Menggunakan karet yang besar dan tebal juga lebih baik, daripada karet yang kecil dan tipis—apalagi karet gelang. Rambut yang diikat dengan ikatan yang sama setiap harinya berpotensi untuk patah di bagian yang terikat tersebut. Karena itu, variasikan jenis ikatan rambut Anda. Lakukan perubahan dengan menggunakan karet rambut atau jepit rambut berselang-seling.
6. Hindari menarik garis rambut di bagian yang itu-itu saja, misalnya belah tengah, belah kanan, atau belah kiri. Kerontokan rambut bisa dimulai dari belahan rambut yang tak pernah diganti. Usahakan rutin mengganti garis belahan rambut agar kebotakan tidak timbul dari sekitar daerah belahan rambut tersebut. http://rumahislami.blogspot.com/
7. Jika tidak sedang berjilbab, misalnya saat berada di rumah, lebih baik biarkan rambut terurai agar ia bisa ‘beristirahat’.
8. Keramaslah dengan sampo ringan berbahan alami. Sekarang juga sudah ada sampo khusus untuk rambut berjilbab. Sebelum keramas, ada baiknya mencoba menggunakan ramuan tradisional, yaitu jeruk nipis. Olesi kulit kepala dengan jeruk nipis agar rambut terhindar dari ketombe dan kelembapan rambut tetap terjaga.
9. Keramaslah sebanyak Anda membutuhkannya. Frekuensi keramas tiap orang memang berbeda-beda, tergantung jenis rambut. Ada orang yang rambtnya cenderung berminyak sehingga ia harus keramas tiap hari. Ada juga yang rambutnya tetap terjaga kebersihannya dari kelebihan minyak, dan masih bisa bertahan 2-3 hari tanpa keramas. Setelah keramas gunakan conditioner atau hair treatment untuk menutrisi rambut Anda.
10. Mengenakan jilbab tidak berarti Anda boleh bebas tidak menyisir rambut. Salah besar. Usahakan untuk tetap menyisir rambut, paling tidak tiga kali dalam sehari. Menyisir rambut sama saja melakukan pemijatan skala ringan pada kulit kepala. Kulit kepala pun jadi rileks dan rambut terbebas dari kekusutan. Gunakan sisir bergigi jarang agar rambut tidak banyak yang menempel pada gigi sisir (atau sikat), dan ikut rontok karena tertarik saat menyisir.
11. Paling tidak sebulan sekali, lakukan creambath atau hair spa di salon langganan Anda. Sekarang sudah banyak salon-salon khusus wanita dan wanita Muslim, di mana kaum wanita berjilbab bisa bebas menikmati perawatan kecantikan tanpa khawatir dilihat staf salon lelaki.
Meskipun berjilbab bukan berarti rambut tidak terawat. Islam mengajarkan untuk selalu menjaga segala sesuatu yang telah dititipkan kepada setiap muslim dan muslimah, tentunya termasuk mahkota rambut.
Kamis, 29 November 2012
Jumat, 23 November 2012
Hanya Boleh Sebuah Senyum Yang Terpancar Darinya
Kukuruyuk....Sinar matahari pagi telah menyambutku dari tidurku dan ayam berkokok pun telah membantuku terbangun dari tidur. Pagi ini cerah sekali,awal yang baik untuk aku memulai berbagai aktifitas. Perkenalkan namaku Ryan M. Aku bersekolah di SMP Negeri 1 XXX. Aku bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena aku mempunyai banyak teman. Menurut teman-temanku, aku itu gokil,kocak,cerewet,jail,usil,tapi baik hati dan murah senyum. Hehehe.
Pagi ini aku memulai aktifitas pertamaku dengan bersekolah. Teman-temanku sudah menyambut kedatanganku disekolah ketika aku sampai disekolah.
“Haha Ryan, udah bel masuk loh yan. Baru dateng koh.” ledek teman-temanku.
“Haha. Iya koh inih.” kataku pada teman-temanku.
“Eh yan, hari ini pulang gasik loh ? Kita-kita udah punya acara nih buat nanti. Kita mau main nonton film ke rumahnya Muti. Ikut yuk ?” kata Ika salah satu teman terdekatku.
“Hah yang bener ajah. Pulang gasik nih. Eh tapi kayaknya aku nggak bisa ikut Ik. Ayahku pasti tak mengizinkanku untuk ikut bermain.” jawabku pada Ika.
“Tanya ajah dulu sama ayahmu Yan. Siapa tahu ayahmu mengizinkan.” saran Ika kepadaku.
Aku pun langsung mengambil HP ku dan aku langsung sms kepada ayahku. Betapa sedih dan kesalnya aku kepada ayahku ketika ayahku tidak mengizinkanku untuk ikut bermain.
“Ik ik ayahku tidak mengizinkanku untuk ikut bermain. Huft.” keluhku pada Ika.
“Haha. Nggak apa-apa Yan. Mungkin besok kamu dibolehin. Besok kita-kita juga ke rumah Muti lagi.” kata Ika menenangkanku.
“Semoga ajah deh kayak gitu.” kataku pada Ika.
Setelah itu aku pun bercanda tawa bersama dengan teman-temanku karena kebetulan minggu ini sekolahku mengadakan classmeeting. Tak terasa bel pulang sekolah pun berbunyi. Karena aku tak ikut bermain, aku pun langsung pulang bersama Laras sahabatku. Aku sangat dekat dengannya walaupun berbeda kelas.
“Aduh, kenapa kamu cemberut Yan?” tanya Laras padaku.
“Iya koh. Lagi kesal banget sama ayahku. Masa aku nggak dibolehin main?” jawabku.
“Udah deh nggak usah cemberut, tuh ada yang bisa buat kamu senyum.” ledek Laras kepadaku.
“Hahaha. Apaan sih Ras. Ayuh koh pulang Ras.” ajakku pada Laras.
Dan kami pun pulang. Oiya, masalah yang bisa buat aku senyum itu berinisial AS. Dia bersekolah denganku. Akan tetapi aku dan dia beda kelas, dia sekelas sama Laras. Sebenarnya kami saling suka,akan tetapi kami lebih baik berteman. Hehe
Sesampainya dirumah, aku tidak mengeluarkan sepatah kata apapun kepada ayahku. Aku sangat kesal dan marah kepadanya.
“Yan makan dulu, kamu pasti lapar yah ?” tanya nenekku.
“Ryan nggak mau makan nek. Ryan kesal dan marah kepada ayah. Kenapa sih dari Ryan kecil,hidup Ryan banyak aturan dan larangan? Apa mungkin hanya Ryan yang mengalaminya nek?” tanyaku pada nenek.
“Hemb, itu tandanya ayah sayang sama Ryan. Ayah cuma pengin yang terbaik buat Ryan.” jelas nenek kepadaku dan nenek pergi meinggalkan ku sendiri di ruang makan.
Aku pun makan dengan lahapnya. Abisnya laper banget. Hehe. Setelah selesai makan, akupun tidur. Ya ampun, tidur lama banget aku. Aku bangun udah pagi. Untung ajah nggak kelabas mati.
Seperti biasanya aku memulai aktifitasku dengan bersekolah. Seperti biasanya teman-temanku telah menunggu kedatanganku. Dan lagi-lagi aku terlambat masuk sekolah.
“Aduh Yan, terlambat lagi kamu. Haha.” kata teman-temanku.
“Iya koh terlambat. Eh gimana entar jadi main lagi nggak ?” tanyaku pada teman-teman.
“Ya jadi lah. Masa nggak jadi. Mau ikut apa kamu Yan?” tanya Dini kepadaku.
“Iya lah aku ikut.” jawabku pada Dini. Akupun menjwab tanpa ragu-ragu karena aku ingin sekali bermain dengan mereka-mereka. Setelah semua kegiatan sekolah telah selesai. Dan bel pulang sekolah pun berbunyi. Betapa senangnya aku bisa ikut bermain dengan mereka kerumahnya Muti. Setelah pulang bermain aku merasa takut kepada ayahku. Karena aku sudah tahu konsekuensinya.
“Habis dari mana kamu Yan !” tanya ayahku.
“Ryan habis main kerumah temen Yah.” jawabku.
Plakkkkk...Ayahku memukulku.
“Aduh sakit Yah.” kataku pada ayahku.
“Harus berapa kali Ayah ngomong kekamu Yan ! Ayah itu nggak suka kalau kamu main-main nggak jelas dan nggak ada manfaatnya sama sekali!” kata Ayahku kasar.
“Yah ! Ryan udah besar,Ryan udah SMP. Kenapa sih Ryan masih diatur-atur, Ryan masih dilarang-larang. Ryan udah bukan anak TK lagi yang masih diatur-atur.” Kataku pada Ayah.
Plakkkk....Lagi-lagi Ayahku memukulku.
“Ayah Cuma pengin yang terbaik buat kamu. ayah takut terjadi sesuatu sama kamu, karena kamu anak ayah satu-satunya!” kata ayahku.
“Tapi Yah, Ryan pengin seperti temen-temen. Mereka dibolehin main sama orang tua mereka.Tapi kenapa Yah, Ryan nggak dibolehin. Kenapa hidup Ryan penuh aturan dan larangan.” kataku.
“Kalau kamu sayang ayah,kalau kamu masih pengin disayang ayah,kalau kamu pengin masih lihat ayah didunia ini,ayah mohon kamu nurut sama ayah.” kata ayahku pergi meninggalkan ruang tamu dengan penuh kekecewaan terhadapku.
Hatiku bagaikan tertusuk-tusuk duri ketika mendengar kata-kata ayahku. Hatiku sakit sekali. Aku tak kuasa menahan air mataku dan akupun menangis.
“Itu bukti betapa ayahmu sangat menyayangimu Yan.” kata nenekku pergi meninggalkanku diruang tamu sendirian.
Diruang tamu,aku merenungi semua salahku dan kata-kataku. Betapa Ayahku menyayangiku, betapa beliau ingin yang terbaik untukku. Tapi aku telah membuat hatinya terluka,sedih, dan kecewa. Dan akupun merenungi semua perjuangan ayahku untukku. Ayahku bekerja mati-matian untuk membiayai hidupku,untuk memenuhi semua inginku. Selalu memberi nasihat bijak kepadaku, dan selalu menyadarkanku bahwa seberat apapun itu cobaan kita harus tetap tersenyum dan tegar.
Setelah merenungi semua itu,aku segera mengambil HP ku dan memutar lagu Ada Band yang berjudul Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)
Teringat masa kecilku,Kau peluk dan Kau manja
Indahnya saat itu buatku melambung
Disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu
Kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu jauhkan godaan
Yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak.
Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji takkan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu
Andaikan detik itu kan bergulir kembali
Ku rindukan suasana basuh jiwaku
Membahagiakan aku yang haus kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati.
Itulah lirik lagunya dan akupun tertidur hingga pagi hari.
Kebetulan hari ini hari minggu,sekolah libur. Aku beranjak dari tempat tidur dan aku pun langsung meminta maaf kepada ayahku dan ayahku pun memaafkanku. Dan aku pun berteriak bahwa “ Hanya Boleh Sebuah Senyum Yang Terpancar Darinya”. Aku Sayang Ayah !!!!!!!!!!!!!!!
Rabu, 21 November 2012
Tips Cara Belajar Yang Baik Dalam Menghadapi Ujian
Ini dia tips belajar yang baik buat menghadapi ujian yaitu :
1. Belajar Kelompok
2. Coba Rajin Membuat Catatan Atau Intisari Dari Pelajaran
3. Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar
4. Bertanya Kalau Belum Paham
5. Hindari Sukap Tidak Jujur
Semoga tips ini bermanfaat buat kalian semua.
1. Belajar Kelompok
2. Coba Rajin Membuat Catatan Atau Intisari Dari Pelajaran
3. Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar
4. Bertanya Kalau Belum Paham
5. Hindari Sukap Tidak Jujur
Semoga tips ini bermanfaat buat kalian semua.
Langganan:
Komentar (Atom)

